Blog Niezam Phg

Ada kalanya Allah memberikan kesenangan kepada kita bukan untuk menyenangkan kita, tetapi supaya kita dapat menjadi orang yang menyenangkan orang lain....semoga saya mampu menyenangkan anda ketika di teratak ini...

Friday, December 01, 2006

Pertanyaan Sorang Paderi dan Soalan Seorang Muslim

Semuga kita dapat inayah dan hidayah sekurang2nya menghafalkan dan mengekalkan di otak benak kita agar menjadi pendinding dan juga senjata bagi menangkis gejala dan juga fitnah2 yang tak putus2 di adakan oleh Yahudi dan Nasrani terhadap agama kita !!!!!! .......

Assalamu'alaikum,

Ada seorang pemuda Arab yang baru saja menyelesaikan bangku kuliahnya di Amerika.Pemuda ini adalah salah seorang yang diberi nikmat oleh Allah berupa pendidikan agama Islam bahkan dia mampu mendalaminya. Selain belajar, dia juga seorang juru dakwah Islam. Ketika berada di Amerika, dia berkenalan dengan salah seorang Nasrani. Hubungan mereka semakin akrab, dengan harapan semoga Allah s.w.t. memberinya hidayah masuk Islam.

Pada suatu hari mereka berdua berjalan-jalan di sebuah perkampungan di Amerika dan melintas dekat sebuah gereja yang terdapat di kampung tersebut.Temannya itu meminta agar dia turut masuk ke dalam gereja. Mula mula dia keberatan, namun karena desakan akhirnya pemuda itu pun memenuhi permintaannya lalu ikut masuk ke dalam gereja dan duduk di salah satu bangku dengan hening,sebagaimana kebiasaan mereka.

Ketika paderi masuk, mereka serentak berdiri untuk memberikan penghormatan lantas kembali duduk. di saat itu, si paderi agak terbeliak ketika melihat kepada para hadirin dan berkata, "Di tengah kita ada seorang Muslim. Aku harap dia keluar dari sini." Pemuda Arab itu tidak bergerak dari tempatnya. Paderi tersebut mengucapkan perkataan itu berkali-kali, namun dia tetap tidak bergerak dari tempatnya. Hingga akhirnya paderi itu berkata, "Aku minta dia keluar dari sini dan aku menjamin keselamatannya." Barulah pemuda ini beranjak keluar.

Di ambang pintu, pemuda bertanya kepada sang paderi, "Bagaimana anda tahu bahwa saya seorang muslim?"
Paderi itu menjawab, "Dari tanda yang terdapat di wajahmu." Kemudian dia beranjak hendak keluar. Namun, paderi ingin memanfaatkan keberadaan pemuda ini dengan mengajukan beberapa pertanyaan, tujuannya untuk memalukan pemuda tersebut dan sekaligus mengukuhkan ugamanya. Pemuda Muslim itupun menerima tentangan debat tersebut.

Paderi berkata, "Aku akan mengajukan kepada anda 22 pertanyaan dan anda harus menjawabnya dengan tepat."
Si pemuda tersenyum dan berkata, "Silakan!"
Sang paderi pun mulai bertanya, "Sebutkan satu yang tiada duanya, dua yang tiada tiganya, tiga yang tiada empatnya, empat yang tiada limanya,
lima yang tiada enamnya, enam yang tiada tujuhnya, tujuh yang tiada delapannya, delapan yang tiada sembilannya, sembilan yang tiada sepuluhnya,
sesuatu yang tidak lebih dari sepuluh, sebelas yang tiada dua belasnya, dua belas yang tiada tiga belasnya, tiga belas yang tiada empat belasnya."

"Sebutkan sesuatu yang dapat bernafas namun tidak mempunyai ruh! Apa yang dimaksud dengan kuburan berjalan membawa isinya?
Siapakah yang berdusta namun masuk ke dalam surga?
Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah namun Dia tidak menyukainya? Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah dengan tanpa ayah dan ibu!"
"Siapakah yang tercipta dari api, siapakah yang diazab dengan api dan siapakah yang terpelihara dari api? Siapakah yang tercipta dari batu,
"siapakah yang diazab dengan batu dan siapakah yang terpelihara dari batu?"
"Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah dan dianggap besar! Pohon apakah yang mempunyai 12 ranting, setiap ranting mempunyai 30 daun,
setiap daun mempunyai 5 buah, 3 di bawah naungan dan dua di bawah sinaran matahari?"

Mendengar pertanyaan tersebut, pemuda itu tersenyum dengan keyakinan kepada Allah.Setelah membaca Basmalah dia berkata,

-Satu yang tiada duanya ialah Allah s.w.t..

-Dua yang tiada tiganya ialah Malam dan Siang. Allah s.w.t. berfirman, "Dan Kami jadikan malam dan siang sebagai dua tanda (kebesaran kami)." (Al-Isra': 12). Tiga yang tiada empatnya adalah kesilapan yang dilakukan Nabi Musa ketika Khidir menenggelamkan sampan, membunuh seorang anak kecil dan ketika menegakkan kembali dinding yang hampir roboh.

-Empat yang tiada limanya adalah Taurat, Injil, Zabur dan al-Qur'an. -Lima yang
tiada enamnya ialah Solat lima waktu.

-Enam yang tiada tujuhnya ialah jumlah Hari ketika Allah s.w.t. menciptakan makhluk.

-Tujuh yang tiada delapannya ialah Langit yang tujuh lapis. Allah s.w.t. berfirman, "Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis.
Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Rabb Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang." (Al-Mulk: 3).

-Delapan yang tiada sembilannya ialah Malaikat pemikul Arsy ar-Rahman. Allah s.w.t. berfirman, "Dan malaikat-malaikat berada di
penjuru-penjuru langit. Dan pada hari itu delapan orang malaikat men-junjung 'Arsy Rabbmu di atas (kepala) mereka." (Al-Haqah: 17).

-Sembilan yang tiada sepuluhnya adalah mu'jizat yang diberikan kepada Nabi Musa yaitu: tongkat, tangan yang bercahaya, angin topan,
musim paceklik, katak, darah, kutu dan belalang.*

-Sesuatu yang tidak lebih dari sepuluh ialah Kebaikan. Allah s.w.t. berfirman, "Barang siapa yang berbuat kebaikan maka untuknya sepuluh kali lipat." (Al-An'am: 160).

-Sebelas yang tiada dua belasnya ialah jumlah Saudara-Saudara Nabi Yusuf .

-Dua belas yang tiada tiga belasnya ialah Mu'jizat Nabi Musa yang terdapat dalam firman Allah, "Dan (ingatlah) ketika Musa memohon air
untuk kaumnya, lalu Kami berfirman, 'Pukullah batu itu dengan tongkatmu.' Lalu memancarlah daripadanya dua belas mata air." (Al-Baqarah: 60).

-Tiga belas yang tiada empat belasnya ialah jumlah Saudara Nabi Yusuf ditambah dengan ayah dan ibunya.

-Adapun sesuatu yang bernafas namun tidak mempunyai ruh adalah waktu Subuh.
Allah s.w.t. ber-firman, "Dan waktu subuh apabila fajarnya mulai menyingsing." (At-Takwir: 18).

-Kuburan yang membawa isinya adalah Ikan yang menelan Nabi Yunus AS.

-Mereka yang berdusta namun masuk ke dalam surga adalah saudara-saudara Nabi Yusuf , yakni ketika mereka berkata kepada ayahnya,
"Wahai ayah kami, sesungguhnya kami pergi berlumba-lumba dan kami tinggalkan Yusuf di dekat barang-barang kami, lalu dia dimakan serigala.
" Setelah kedustaan terungkap, Yusuf berkata kepada mereka, " tak ada cercaan terhadap kamu semua." Dan ayah mereka Ya'qub berkata,
"Aku akan memohonkan ampun bagimu kepada Rabbku. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (Yusuf:98)

-Sesuatu yang diciptakan Allah namun tidak Dia sukai adalah suara Keledai. Allah s.w.t. berfirman, "Sesungguhnya sejelek-jelek suara
adalah suara keledai." (Luqman: 19).

-Makhluk yang diciptakan Allah tanpa bapa dan ibu adalah Nabi Adam, Malaikat, Unta Nabi Shalih dan Kambing Nabi Ibrahim.

-Makhluk yang diciptakan dari api adalah Iblis, yang diazab dengan api ialah Abu Jahal dan yang terpelihara dari api adalah Nabi Ibrahim.
Allah s.w.t. berfirman, "Wahai api dinginlah dan selamatkan Ibrahim." (Al-Anbiya':69).

-Makhluk yang terbuat dari batu adalah Unta Nabi Shalih, yang diazab dengan batu adalah tentara bergajah dan yang
terpelihara dari batu adalah Ashabul Kahfi (penghuni gua).

-Sesuatu yang diciptakan Allah dan dianggap perkara besar adalah Tipu Daya wanita, sebagaimana firman Allah s.w.t.? "Sesungguhnya tipu daya kaum wanita itu sangatlah besar." (Yusuf: 28).

-Adapun pohon yang memiliki 12 ranting setiap ranting mempunyai 30 daun, setiap daun mempunyai 5 buah, 3 di bawah teduhan dan dua di bawah sinaran matahari maknanya: Pohon adalah Tahun, Ranting adalah Bulan, Daun adalah Hari dan Buahnya adalah Solat yang lima waktu, Tiga dikerjakan di malam hari dan Dua di siang hari.

Paderi dan para hadirin merasa takjub mendengar jawapan pemuda Muslim tersebut. Kemudian dia pun mula hendak pergi. Namun dia mengurungkan niatnya dan meminta kepada paderi agar menjawab satu pertanyaan saja. Permintaan ini disetujui oleh paderi.

Pemuda ini berkata, "Apakah kunci surga itu?" mendengar pertanyaan itu lidah paderi menjadi kelu, hatinya diselimuti keraguan dan rupa wajahnya pun berubah. Dia berusaha menyembunyikan kekuatirannya, namun tidak berhasil. Orang-orang yang hadir di gereja itu terus mendesaknya agar menjawab pertanyaan tersebut, namun dia cuba mengelak.

Mereka berkata, "Anda telah melontarkan 22 pertanyaan kepadanya dan semuanya dia jawab, sementara dia hanya memberi cuma satu pertanyaan namun anda tidak mampu menjawabnya!"
Paderi tersebut berkata, "Sesungguh aku tahu jawapannya, namun aku takut kalian marah."
Mereka menjawab, "Kami akan jamin keselamatan anda. " Paderi pun berkata, "Jawapannya ialah:

Asyhadu An La Ilaha Illallah Wa Asyhadu Anna Muhammadar Rasulullah."

Lantas paderi dan orang-orang yang hadir di gereja itu terus memeluk agama Islam. Sungguh Allah telah menganugerahkan kebaikan dan menjaga mereka dengan Islam melalui tangan seorang pemuda Muslim yang bertakwa.**

** Kisah nyata ini diambil dari Mausu'ah al-Qishash al-Waqi'ah melalui internet, www.gesah.net

NOTA:

Ini adalah artikel sulung dari qasha dan merupakan sebuah artikel yang cukup bagus. Ia dapat menyedarkan kita agar membaca dan memahami isi kandungan Al-Qur'an bagi membolehkan kita menangkis tohmahan dan menjawab pertanyaan orang-orang kafir



Niezam Phg says......

Semoga kita sama sama menambahkan pengetahuna dan rasa keinsafan kita kerana berada di atas jalan kebenaran ini.sesungguhnya tidak ada nikmat yang paling besar selain dari kita berada dalam perjuanagn yang suci dan murni menegakkan kebenaran dan agama allah di atas muka bumi ini....insyallah

kredit to nastee76@yahoo.com

2 Comments:

  • At December 03, 2006, Anonymous Anonymous said…

    kejadian yg benar2 hebat, tp agaknya berlaku di mana ya?

     
  • At December 07, 2006, Anonymous Anonymous said…

    sayer raser kisah pak arab nie macam direka reka, sbb semua paderi tahu cerita ini dan mereka x kan ungkit lagi cerita ini. Kisah ini dah jadi sejarah...kisah sebenar adalah kisah Abu Yazid Al - Bustami. saya belajar kisah ini di sekolah agama di JB. x silap saya dalm matapelajaran Tauhid(kalo x silap).

    Kisah Abu Yazid Al-Bustami
    Abu Yazid Al Bustami seorang ahli Sufi yang dikejutkan oleh mimpinya supaya pergi ke gereja Samaan. Tiga kali mimpinya itu berulang. Lalu ia bersiap sedia dengan pakaian dan cara yang diberitahu dalam mimpinya.

    Ia masuk ke gereja Samaan tanpa disedari oleh Paderi-paderi yang hadir. Dia sama-sama menanti kedatangan ketua Paderi. Setelah ketua Paderi datang, ketua Paderi itu tidak dapat berucap. Dia tahu ada orang lain, orang Islam di dalam gereja itu. Katanya, ' ada orang yang percaya kepada Syariat Muhammad di dalam gereja ini.'

    Semua paderi menjadi gempar dan mereka mahu orang itu di bunuh. Namun ketua paderi menghalang, sebaliknya ketua paderi meminta orang itu bangun supaya mereka dapat mengenalinya. Abu Yazid Al-Bustami pun bangun, tanpa rasa takut.

    Menjawab 50 soalan bertanya satu soalan
    Ketua paderi berkata, 'wahai pengikut Muhammad, saya akan mengajukan pertanyaan kepada kamu. Jika kamu dapat menjawab semuanya dengan benar, maka saya akan mengikut agama kamu. Namun jika kamu tidak dapat menjawabnya, maka kami akan membunuh kamu.'

    Jawab Abu Yazid, 'baiklah! Tanyalah apa saja yang kamu ingin tanyakan.'

    Ketua paderi itu mengemukakan 50 soalan berterusan dan selepas ini Abu Yazid menjawabnya dengan tepat. Kata Abu Yazid, 'saya sudah jawab semua pertanyaan tuan. Sekarang ada lagikah soalan-soalan lain?'

    Semua pendeta menjawab, 'tidak ada lagi,'

    Kemudian Abu Yazid mengemukakan pertanyaan kepada mereka. 'beritahu saya kunci Syurga dan Neraka langit.'

    Tidak seorang pun yang dapat menjawabnya dan mereka mengaku bahawa memang mereka tidak tahu jawapannya. Baru satu soalan sudah tidak dapat dijawab sedangkan Abu Yazid telah menjawab berpuluh soalan.

    Mereka meminta ketua paderi menjawab, namun ia membisu. Katanya, 'bukan saya tidak mahu menjawab, tetapi saya takut kamu semua tidak bersetuju.'

    Mereka hairan mendengar kata-kata ketua paderi itu. Akhirnya mereka mendesak juga dan bersedia untuk bersetuju dan menerima kata-kata ketua mereka.

    'bahawa kunci Syurga dan kunci langit itu tidak lain ialah 'LAILA HAILLALLAH HU MUHAMMAD DARRASULUULAH.' Tegas ketua paderi.

    Mereka semua tersentak, terdiam. Lalu Abu Yazid berkata, 'memang benar kata ketua kamu ini.'

    Semua paderi memeluk Islam
    Abu Yazid menuntut janji kepada ketua paderi dan persetujuan pengikut-pengikutnya.

    'Sahabat-sahabat sekalian percayalah bahawa apa yang saya beritahu itu adalah benar. Saya tidak didesak oleh mana-mana tekanan. Memang sudah lama saya fikirkan hendak menyampaikan perkara ini kepada sahabat-sahabat semua, tetapi saya bimbang sahabat-sahabat tidak akan percaya kepada saya lagi. Saya hanya menunggu waktu.'

    'Dari mana tuan mengetahui perkara ini?' Tanya salah seorang paderi.

    'Dari ketua sebelum saya.' Jelas ketua paderi.

    'Sebelum ketua itu meninggal dunia dia telah bersumpah bahawa perkara yang dikatakan itu adalah benar.' Sambung ketua paderi itu.

    'Kalau begitu, apa lagi yang kita tunggu!'

    Ketua paderi dan pengikut-pengikutnya semuanya memeluk Islam disebabkan oleh Abu Yazid.

    Ilmu Abu Yazid telah menyelamatkan daripada maut. Ilmu ketua paderi telah menyelamatkan daripada kesesatan dan ilmu kedua-duanya telah menutup tabir kejahilan dan menyingkap tabir kebenaran dan Islam!

    Kandungan dialog ketua paderi dengan Abu Yazid Al-Bustami
    Bil
    Pertanyaan Ketua Paderi
    Jawapan Abu Yazid Al-Bustami

    1.
    Yang satu tidak ada duanya
    Kewujudan Allah Maha Esa. Dia Tuhan yang tunggal tiada sekutu baginya.

    2.
    Yang dua tiada tiganya
    Malam dan siang. Apabila pergi malam datanglah siang dan apabila pergi siang datanglah malam.

    3.
    Yang tiga tiada empatnya
    Kursi, Kalam dan Arash Allah Hu Subhanahu Wataala.

    4.
    Yang empat tiada limanya
    Taurat, Injil, Zabur dan Al-Quran.

    5.
    Yang lima tiada enamnya
    Islam telah memfardukan solat lima waktu: Zohor, Asar, Maghrib, Ishak dan Subuh.

    6.
    Yang enam tiada tujuhnya
    Hari-hari Allah telah menciptakan langit dan bumi. Ini semua tersebut di dalam Kitab-kitab suci juga.

    7.
    Yang tujuh tiada lapannya
    Tujuh petala langit dan tujuh lapis bumi yang disebut di dalam Kitab Suci juga.

    8.
    Yang lapan tiada sembilannya
    Bilangan Malaikat yang memikul Arash Allah Taala yang disebutkan di dalam Kitab Suci (ertinya): dan akan memikul Arash Tuhan kamu pada hari (Kiamat) itu adalah lapan Malaikat.

    9.
    Yang sembilan tiada sepuluh
    Bilangan kaum daripada golongan manusia yang menjadi kerosakan bumi Allah, sebagaimana yang tersebut di dalam Kitab Suci (ertinya): di dalam kota itu dahulu terdapat sembilan kumpulan yang menjadi perosak bumi, mereka tidak pernah melakukan yang baik.

    10.
    Sepuluh yang sempurna
    Kewajipan puasa sepuluh hari ke atas orang yang berihram haji sebagaimana firman Allah Taala (ertinya): Maka hendaklah ia (orang yang berihram haji) berpuasa tiga hari semasa haji dan tujuh hari setelah balik ke negerinya. Itulah dia sepuluh yang sempurna.

    11.
    Yang sebelas
    Saudara-saudara Nabi Yusof Alaihissalam.

    12.
    Yang dua belas
    Bilangan bulan dalam setahun.

    13.
    Yang tiga belas
    Mimpi Nabi Yusof Alaihissalam yang tersebut di dalam Kitab Suci: Sesungguhnya Aku melihat sebelas bintang, matahari dan bulan.

    Jumlahnya tiga belas.

    14.
    Orang yang berdusta,kemudian dapat masuk Syurga
    Mereka ialah saudara-saudara Nabi Yusof Alaihissalam. Mereka memberitahu ayah mereka Nabi Yaakob Alaihissalam bahawa Yusof telah di makan serigala. Mereka membawa pakaiannya yang dilumur dengan darah kambing. Perkara yang mereka lakukan itu adalah suatu dusta.

    15.
    Orang yang benar, tetapi mereka dimasukkan ke dalam neraka
    Mereka ialah kaum Yahudi dan Nasrani, sesuai dengan firman Allah Ta’ala ( ertinya ) : telah berkata

    Kaum Yahudi, kaum Nasrani itu tidak benar dan berkata kaum Nasrani pula kaum Yahudi itu tidak benar. Kedua-dua kaum itu berkata benar pada tuduhan mereka antara satu dengan lain, namun mereka tidak mahu tunduk kepada kebenaran yang ada di hadapan mereka iaitu mempercayai agama yang di bawa oleh Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasalam sebagai agama yang sebelumnya. Lantaran itu mereka menduduki neraka.

    16.
    Tempat roh dalam badan manusia
    Roh berada di dalam tubuh badan manusia yang hanya diketahui hakikatnya oleh Allah Taala kerana roh adalah merupakan urusan Allah Taala jua, berdasarkan firmannya (ertinya): katakan roh itu dari perkara urusan Tuhanku.

    17.
    Al Zariyati Zarwa
    Nama empat macam angin.

    18.
    Al Hamilati Wakra
    Awan gemawan di dada langit.

    19.
    Al Jariyati Yusra
    Perahu-perahu yang belayar di laut.

    20.
    Al Mukassimati Amra
    Malaikat-malaikat yang bertugas membahagi-bahagikan rezeki kepada manusia pada malam Nisfu Syaaban.

    21.
    Yang empat belas
    Tujuh petala langit dan tujuh lapis bumi yang sesuai dengan firman Allah Taala (ertinya): Maka Allah berfirman kepadanya iaitu kepada tujuh petala langit dan tujuh lapis bumi, datanglah kepada aku secara patuh terhadap perintahku ataupun secara terpaksa. Maka berkata kedua-dua langit dan bumi, 'kami akan datang kepadamu secara patuh dan taat.'

    22.
    Kubur yang berjalan dengan penghuninya
    Ikan besar yang menelan Nabi Yunus Alaihissalam. Nabi Yunus Alaihissalam di bawa oleh ikan ke mana-mana sahaja yang akhirnya dimuntahkan di pantai dengan izin Allah Taala.

    23.
    Yang bernafas, tetapi tidak mempunyai roh.
    Waktu subuh seperti firman Allah Taala (ertinya): demi subuh apabila ia terlepas.

    24.
    Air yang tidak turun dari langit dan tidak keluar dari bumi.
    Air yang dikirim oleh ratu Balqis kepada Nabi Sulaiman Alaihissalam di dalam botol iaitu air peluh kuda.

    25.
    Empat yang bukan daripada golongan manusia, Malaikat dan bukan daripada punggung lelaki dan daripada perempuan.
    Kibas yang di bawa Jibril Alaihissalam sebagai korban ganti Nabi Ismail Alaihissalam, unta Nabi Salleh Alaihissalam yang disembelih kaumnya, untuk Nabi Adam dan Siti Hawa Alaihissalam.

    26.
    Satu ciptaan Allah, lalu diingkarinya sebagai satu yang buruk.
    Suara keldai yang tidak sedap didengar, sesuai dengan firman Allah Taala (ertinya): sesungguhnya suara yang paling buruk ialah suara keldai

    27.
    Darah yang mula-mula mengalir ke bumi.
    Darah Habil yang dibunuh oleh saudaranya Kabil.

    28.
    Sesuatu ciptaan Allah, lalu diangkat sesuatu yang berat.
    Helah kaum wanita, seperti Firman Allah Taala (ertinya): sesungguhnya tipu helah wanita adalah suatu tipu helah besar atau berat.

    29.
    Pada mulanya sebatang kayu kemudian menjadi roh.
    Tongkat Nabi Musa Alaihissalam

    30.
    Wanita yang paling utama.
    Hawa, ibu sekalian manusia, kemudian Khatijah dan Aisyah, Asiah (isteri Firaun) dan Maryam Binti Imran.

    31.
    Gunung yang paling utama
    Gunung Tursina

    32.
    Binatang yang paling utama.
    Kuda.

    33.
    Bulan yang paling utama.
    Bulan Ramadhan.

    34.
    Malam yang paling utama.
    Lailatul Qadar.

    35.
    Tentang Atta’mah
    Hari Kiamat.

    36.
    Pohon yang mempunyai 12 ranting, setiap ranting ada 30 daun, setiap daun ada lima kembang, dua bunga di matahari dan tiga bunga di tepi kegelapan.
    Pohon itu 'tahun' yang padanya ada 12 bulan, satu bulan ada 30 hari. Lima itu ialah lima waktu solat

    37.
    Satu benda yang pergi haji dan tawaf di Baitullah, tetapi tidak mempunyai roh dan tidak wajib haji.
    Bahtera Nabi Noh Alaihissalam.

    38.
    Empat jenis air yang lain rupanya dan rasanya, tetapi sumbernya satu.
    Air mata, air telinga, air hidung dan air mulut. Air mata masin, air telinga pahit, air hidung masin dan air mulut tawar.

    39.
    Nakir, fatil dan kitmir.
    Nakir ialah titik yang terdapat pada kulit luar benih, fatil ialah titik yang terdapat di dalam benih dan kitmir ialah kulit yang membaluti benih.

    40.
    Sabid dan Labad
    Bulu kambing biri-biri dan kambing kasi.

    41.
    Sam dan Ram.
    Makhluk yang telah ada sebelum wujud Nabi Adam Alaihissalam.

    42.
    Maksud keldai Makwak.
    Keldai Makwak tanda ia melihat syaitan, lalu ia berkata: Allah melaknatnya.

    43.
    Maksud anjing menyalak.
    Anjing menyalak bermaksud: Awas! Celaka bagi penghuni-penghuni neraka dari kemurkaan Allah yang maha berkuasa.

    44.
    Maksud jeritan kuda.
    Kuda menjerit bermaksud: Maha suci Allah yang memeliharaku ketika tentera berpadu menyerang musuh dengan penuh semangat.

    45.
    Maksud jeritan unta.
    Unta menjerit membawa maksud: Hasbiyallahu Wakafa Billahi Wakila (ertinya): Memadailah Allah bagiku dan cukuplah Dia tempat aku menyerahkan diriku.

    46.
    Maksud nyanyian burung Bulbul.
    Nyanyian Bulbul bermaksud: Maha suci Allah pada waktu pagi dan pada waktu petang.

    47.
    Maksud bunyi katak.
    Bunyi katak bermaksud: Maha suci Tuhan yang di sembah di mana-mana sahaja ada makhluknya dan di tempat-tempat yang tiada penghuninya.

    48.
    Maksud kata-kata burung Nakus.
    Maksud kata-katanya: Maha suci Allah sungguh-sungguh! Wahai anak Adam! Lihatlah di barat dan di timur di dunia itu, adakah makhluk yang menongkat langit?.

    49.
    Kaum daripada makhluk Allah yang diutus kepadanya, namun ia bukan dari kumpulan jin, manusia dan Malaikat.
    Makhluk itu adalah lebih seperti Firman Allah Taala (ertinya): dan Tuhan kamu telah mewahyukan kepada lebih...

    50.
    Di mana malam ketika siang dan di mana siang ketika malam.
    Kedua-duanya berada di dalam ilmu Allah Taala yang amat sulit.

     

Post a Comment

Links to this post:

Create a Link

<< Home

 
Semoga Allah mencucuri rahmat ke atas roh Allahyarham Hani Mohsin Hanafi.AL-FATIHAH...